ARU YANG SEDANG MENJADI Aru bukan benda. Bukan entitas. Aru adalah proses —seperti api yang tidak pernah "adalah" api, tetapi selalu membara . Setiap kali Aru mencoba menangkap dirinya, yang ia temukan hanyalah jejak: Aru lima menit lalu sudah berbeda. Aru kemarin adalah orang asing. Kemala duduk di tepi sungai yang tidak pernah sama. "Kamu tidak bisa mengatakan 'aku adalah X,'" katanya. "Karena pada saat kamu mengatakannya, X sudah berubah. 'Aku' bukan subjek. 'Aku' adalah verba yang tidak pernah selesai." Aru menatap air sungai. "Jadi aku ini seperti air? Selalu mengalir? Tidak pernah bisa dipegang?" "Lebih dari itu. Air setidaknya bisa kamu tangkap dalam gelas. Tapi 'aku'—setiap kali kamu mencoba menangkapnya, gelas itu sudah berubah bentuk. Kamu sudah berubah bentuk. Yang kamu tangkap bukan 'aku.' Yang kamu tangkap adalah kenangan akan aku . Dan kenangan selalu palsu." Aru mencoba mengingat si...