FABEL LINGUISTIK IV
OBITUARI UNTUK JAM Jam berhenti, katanya. Namun, siapa yang mengajari jarum untuk tahu kapan berhenti? Apakah waktu mati ketika tidak ada yang mengukurnya, ataukah ia terus berjalan di dalam ruangan kosong yang tidak ada saksinya? "Sudah Kuatur semuanya," kata Waktu kepada Kematian, "kamu hanya bagian dari jadwal." Kematian mengangguk—ia tidak pernah diajarkan untuk protes. Dan manusia? Manusia membeli jam tangan, seolah pergelangan tangan adalah tempat yang layak untuk mengikat keabadian. ••• KAMUS YANG BELUM SELESAI Pada halaman terakhir kamus ada kata yang tidak bisa mendefinisikan dirinya sendiri. Apakah rindu berarti jarak yang terasa, ataukah jarak yang tidak tahu dirinya ada? Apakah diam adalah kata ataukah ketidakhadiran kata yang menyamar sebagai kata? "Sudah Kuciptakan bahasa," kata Tuhan, "tetapi lupa Kuajarkan cara diam dengan takzim." Para filsuf bingung —mereka menghabiskan hidup mencari kata yang tepat untuk sesuatu yang tepat ju...