PERKARA BAHASA
PERKARA BAHASA: KALIMAT TUNGGAL Kalimat Tunggal dilarang memasuki gedung pemerintahan. Alasannya resmi: terlalu sederhana. Terlalu mudah dipahami. Terlalu berbahaya. Contoh-contohnya adalah: "Kami salah." "Kami gagal." "Kami mencuri." "Kami menipu." Kalimat-kalimat seperti itu dianggap tidak produktif. Sebagai gantinya, pemerintah menggunakan kalimat majemuk bertingkat dengan berbagai pertimbangan strategis yang mempertimbangkan dinamika kompleks situasi yang berkembang. Rakyat membaca. Kemudian bertanya: "Jadi siapa yang salah?" Tidak ada yang tahu. Kalimatnya terlalu panjang untuk menemukan pelaku. --- PERKARA BAHASA: KATA HUBUNG SEBAB Kata "karena" mengajukan pengunduran diri. Ia merasa disalahgunakan. Setiap hari ia mendengar hal-hal aneh. "Kami menang karena rakyat mendukung." "Kami kalah karena provokasi." "Kami berhasil karena kepemimpinan." "Kami gagal karena keadaan." Karena mem...