televisi yang menonton dirinya sendiri

televisi yang menonton dirinya sendiri

televisi menyalakan televisi lain,
yang menayangkan televisi ketiga—
yang menonton televisi keempat;
yang sedang menonton asap knalpot,
yang sedang menonton hari Senin.

pada lapisan ke-17,
semuanya kelelahan
dan berhenti menayangkan apa pun—
kecuali suara napas belalang.

remote bingung:
baterainya kabur,
karena tidak ingin ikut
dalam keanehan multi-dimensi ini.

pada lapisan ke-18
hanya jam mati dan ruang antara suara,
televisi menjadi jendela kosong,
menunggu seseorang menekan ulang dunia.

lalu seorang penonton menonton remote,
remote menonton sebatang rokok,
rokok menonton asbak—
dan semuanya sepakat
untuk tak menjadi apa pun lagi—
selain bara rindu
dan bau abu.

Sukabumi, 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BETAWOL