PROTOTIPE NARASI YANG BELUM SETUJU MENJADI NARASI

prototipe narasi yang belum setuju menjadi narasi


teks ini bukan puisi. ia juga bukan cerita. ia adalah prototipe yang diciptakan oleh seseorang yang tidak yakin ingin menciptakannya, sehingga keseluruhannya dipenuhi perdebatan internal. kalimat pertama ingin menjadi pembuka, tetapi terlalu gugup. kalimat kedua ingin menjadi konflik, tetapi tidak punya konsep konflik. kalimat ketiga ingin menjadi deskripsi, tetapi penglihatannya buruk. sementara itu, paragrafnya berdiri seperti furnitur eksperimental yang tidak cocok ditempati. prototipe ini mencoba merangkai dirinya, tetapi terus tersandung pada huruf-huruf yang tersinggung karena ditempatkan terlalu dekat dengan metafora. pada akhirnya, narasi ini mengerut, menarik diri, dan memutuskan menjadi benda asing yang sesekali bergemeresak seperti kertas koyak, menolak bentuk apa pun yang dapat dikenali. ia ingin tetap sebagai konsep kabur yang duduk di tengah ruangan dan berkata: "aku bukan teks. aku hanya sesuatu yang kebetulan memiliki huruf."


Sukabumi, 2025

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BETAWOL