SURAT YANG TAK PERNAH SAMPAI
SURAT YANG TAK PERNAH SAMPAI
untuk Wiji Thukul dan mereka yang senyap sejak 1998
Kata-katamu masih tinggal
di dinding sempit,
di gang-gang yang takut suara
“Hanya satu kata: lawan!”
Namun sejak malam itu,
tak ada lagi yang tahu
di mana kau sembunyikan tubuhmu
dari kematian yang tak ingin disebut
Istrimu menunggu
dengan radio dan doa
Anakmu belajar ejaan baru
dari sunyi ke sunyi
Kau bukan puisi
melainkan luka yang menulis
dirinya sendiri
Dan negara—
seperti biasa—
lupa
bahwa kehilangan
tak bisa dihapus
dari kepala orang
yang masih mencintaimu
Gianyar, 2012
Komentar
Posting Komentar